Para pembuat film ataupun para konten kreator pasti pernah mengalami kehilangan hasil rekaman ataupun shootingnya. Bisa dibayangkan bagaimana repotnya kehilangan asset rekaman yang berharga itu. Dan penyebab kehilangannya itu lebih karena cara penyimpanan yang buruk.
Bukan hal yang menarik dibahas jika membicarakan tempat penyimpanan hasil shooting, adegan, bidikan foto dan mungkin saja semua data proyek pembuatan video editing. Gak terlalu seksi untuk dibahas, bahkan kebanyakan para konten kreator pemula malas banget ngurusi ini bahkan cuek-cuek. Akan terasa manfaatnya jika ia pernah kehilangan data itu sendiri.
Kehilangan data rekaman, data kerja itu adalah hal yang paling menyesakkan dada. Sudah capek-capek shooting, bahkan mungkin sudah mulai ngedit dan datanya hilang. Makanya sebelum kejadian, Anda harus tahu strategi aturan 3-2-1 dalam backup data. Apa itu?
Bekerja di lingkungan kreatif pasti membutuhkan manajemen yang baik dan juga backup seluruh asset kerja. Usaha backup juga harus sama seriusnya dengan pada saat produksi, dengan manajemen backup yang baik memastikan seluruh pekerjaan terjamin jika dilakukan editing ulang ataupun hal lain yang diperlukan sebagai dokumentasi.
Dalam melakukan backup data kerja atau pencadangan, ada teori menarik dari Bergman menyebutkan “3-2-1”, maksudnya adalah data disimpan di 3 tempat, 2 perangkat berbedam dan 1 disimpan di luar lokasi kerja. Begitu membackup anda lakukan 3x secara bersamaan, pada 2 perangkat berbeda (harddrive, kartu memori, dll) dan 1 salinannya disimpan di lokasi berbeda.
Jadi jika terjadi file rusak, atau perangkat hilang/dicuri/rusak/terbakar ada lokasi backup lokasi lainnya. Jadi file kerja Anda tetap aman dan terlindungi. Cara membackup juga diajarkan di kelas Video Editing kami.
Penyimpanan data menjadi perhatian yang serius baik jika kerja sendiri ataupun bekerja dalam tim. Jadi pada saat memulai project, pastikan kalian membicarakan ini dengan serius, karena bekerja dalam tim akan lebih bermakna jika tempat penyimpanan, cara penyimpanan, pengkodean disepakati bersama.
Tentu saja tidak ada strategi jitu dalam hal backup selain dikerjakan. Dan metode 3-2-1 memberikan ketenangan dalam bekerja. Karena jika terjadi masalah dengan penyimpanan, kita tahu harus melakukan apa. Dan pastikan kamu dan tim punya sikap konsisten dalam membackup karena ini akan membuat hasil kerja kamu lebih rapi dan teratur.
