{"id":13918,"date":"2020-08-25T15:48:20","date_gmt":"2020-08-25T08:48:20","guid":{"rendered":"https:\/\/webmediacenter.com\/?p=13918"},"modified":"2021-02-26T14:16:39","modified_gmt":"2021-02-26T07:16:39","slug":"pengertian-fotografi-digital-dan-jenis-kamera-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/2020\/08\/25\/pengertian-fotografi-digital-dan-jenis-kamera-digital\/","title":{"rendered":"Pengertian Fotografi Digital dan 7 Jenis Kamera Digital"},"content":{"rendered":"<h2><strong>PENGERTIAN FOTOGRAFI<\/strong><strong> DIGITAL<\/strong><\/h2>\n<p>Perkembangan dunia internet dan social media menempatkan fotografi memiliki tempat yang khusus dan tinggi. Siapa yang pinter di bidang ini, bisa dikenal dan terkenal karena tingginya kebutuhan bidang ini.<\/p>\n<p>Siapapun bisa jeprat jepret memfoto, tapi untuk mendapatkan hasil yang bagus dan baik belum tentu semua orang bisa. Dan belum tentu semua orang mau belajar fotografi.<\/p>\n<p>Fotografi atau Photography (dalam bahasa inggris), berasal dari dua kata yaitu Photos yang berarti cahaya dan Graphos yang berarti tulisan\/lukisan\/gambar.<\/p>\n<p>Jadi fotografi adalah proses melukis\/menulis\/perekaman suatu gambar dengan bantuan cahaya melalui sebuah media perekam, baik film, sensor digital, atau lainnya.<\/p>\n<p>Dalam bahasa umum, fotografi merupakan suatu proses untuk menghasilkan suatu gambar atau karya foto dari berbagai obyek dengan cara merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek setelah dibiaskan oleh lensa ke medium perekam yang peka cahaya, baik itu film maupun sensor digital. Jadi bisa disimpulkan bahwa tidak adanya cahaya, berarti tidak ada gambar\/foto dapat dibuat\/diciptakan.<\/p>\n<h2><strong>FOTOGRAFI DIGITAL<\/strong><\/h2>\n<p>Dengan perkembangan handphone dan kamera digital mulailah dikenal dengan istilah baru namanya fotografi digital.<\/p>\n<p><strong>Fotografi <\/strong>digital adalah proses perekaman suatu gambar melalui perangkat elektronik berupa kamera digital yang merekam suatu gambar melalui sensor digitalberupa bit- bit data untuk file komputer dan bukan rekaman pada film fotografi.<\/p>\n<p>Gambar yang direkam secara digital bisa diimpor ke dalam program \u2013 program grafik, program desktop publishing, pengelola kata, program pengelola foto seperti photoshop, photoscape, Aperture, dan sebagainya.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<h2>Jenis-Jenis Kamera Digital<\/h2>\n<p>Untuk menghasilkan photo yang bagus, digunakanlah Kamera. Dan saat ini yang umum digunakan adalah kamera digital. Dan tentu saja ada beragam jenis kamera yang berhubungan erat dengan beragam macam kebutuhan.<\/p>\n<p>Berikut Jenis-Jenis Kamera Digital yang tersedia di pasaran:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><em>Digital Single-Lens Reflex (DSLR)<\/em><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_13919\" aria-describedby=\"caption-attachment-13919\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13919 size-medium\" src=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi1-300x243.jpg\" alt=\"Digital Single-Lens Reflex\" width=\"300\" height=\"243\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13919\" class=\"wp-caption-text\">Digital Single-Lens Reflex<\/figcaption><\/figure>\n<p><em>DSLR<\/em>\u00a0menggunakan sistem cermin otomatis dan pentaprisma atau pentamirror untuk meneruskan cahaya dari lensa menuju ke\u00a0<em>viewfinder<\/em>.DSLR memiliki tampilan yang besar dan tebal.\u00a0<em>Body<\/em>\u00a0yang besar ini membuat kamera lebih kokoh saat dipegang. Selain itu apabila dipasang dengan lensa berukuran besar, bodi DSLR yang besar membuat keseimbangan yang baik dengan berat dan ukuran lensa. Ini salah satu kamera ideal dalam bermacam posisi dan kebutuhan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><em>Mirrorless<\/em><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_13920\" aria-describedby=\"caption-attachment-13920\" style=\"width: 466px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fhotografi2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13920 size-full\" src=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fhotografi2.jpg\" alt=\"Mirrorless\" width=\"466\" height=\"294\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13920\" class=\"wp-caption-text\">Mirrorless<\/figcaption><\/figure>\n<p>Mirroless tidak memiliki cermin atau pentraprisma. Jadi cahaya akan melewati lensa dan langsung ke sensor yang kemudian menampilkan pratinjau gambar di layar LCD atau pada\u00a0<em>electronic viewfinder<\/em>\u00a0(EVF).Kamera mirrorless memiliki body yang lebih kecil dari kamera DSLR. Bentuk body yang\u00a0<em>compact\u00a0<\/em>memberikan keuntungan bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas dengan ukuran kamera yang lebih ringan. Cocok untuk fotografer pemula.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><em>Point and Shoot<\/em><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_13924\" aria-describedby=\"caption-attachment-13924\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13924 size-medium\" src=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi3-300x246.jpg\" alt=\"Point and Shoot\" width=\"300\" height=\"246\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13924\" class=\"wp-caption-text\">Point and Shoot<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kamera <em>point and shoot<\/em>\u00a0menghilangkan kebutuhan manual seperti menyesuaikan kecepatan rana,\u00a0<em>aperture<\/em>, fokus, dan ISO. Perangkat ini cocok untuk pemula dalam bidang fotografi, karena kamera ini serba otomatis. Ia<em>\u00a0<\/em>tidak memiliki tombol yang banyak, sehingga memungkinkan kamu untuk menggunakannya tanpa mengatur kamera secara manual seperti kamera DSLR atau sejenis.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><em>Bridge<\/em><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_13925\" aria-describedby=\"caption-attachment-13925\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi4.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13925 size-medium\" src=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi4-300x276.jpg\" alt=\"Bridge\" width=\"300\" height=\"276\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13925\" class=\"wp-caption-text\">Bridge<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kamera ini disebut\u00a0<em>bridge<\/em>\u00a0karena menjembatani pengguna kamera\u00a0<em>pocket<\/em>\u00a0untuk mendapatkan fitur dan kualitas yang lebih baik mendekati kamera DSLR.Kamera bridge dilengkapi dengan pengaturan layaknya DSLR dan juga dapat digunakan secara otomatis layaknya kamera pocket pada umumnya. Jenis ini di level semi-profesional.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><em> Action Camera<\/em><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><em>Action<\/em>\u00a0<em>camera\u00a0<\/em>atau kamera aksi merupakan kamera yang sering digunakan untuk mendukung aktivitas di luar ruan. Biasanya kamera ini lebih tahan lingkungan ekstrem dan bisa dibawa menyelam di dalam air.<\/p>\n<p>Ukurannya yang ringkas membuatnya mudah dibawa-bawa ke mana pun. Salah satu yang terpopuler adalah kamera aksi\u00a0GoPro.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3>Kamera 360<\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_13926\" aria-describedby=\"caption-attachment-13926\" style=\"width: 134px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi5.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13926 size-full\" src=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi5.jpg\" alt=\"Kamera 360\" width=\"134\" height=\"345\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13926\" class=\"wp-caption-text\">Kamera 360<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kamera 360 derajat mampu mengambil foto yang memiliki banyak POI (<em>point of interest<\/em>). Kamera ini dilengkapi dengan 36 buah lensa, bahkan mampu menghasilkan foto dengan total resolusi maksimal pada 108 MP.Kamera tipe ini cocok untuk mengambil gambar pemandangan alam, suasana ruangan, dan foto situasional lainnya.<\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><em>Underwater Camera<\/em><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_13928\" aria-describedby=\"caption-attachment-13928\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi7.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13928 size-medium\" src=\"https:\/\/webmediacenter.com\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Fotografi7-300x204.jpg\" alt=\"Underwater Camera\" width=\"300\" height=\"204\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-13928\" class=\"wp-caption-text\">Underwater Camera<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ini merupakan kamera dengan fitur unik. Sesuai namanya, kamera jenis ini berfungsi untuk merekam kegiatan di bawah laut. Biasanya, ia punya ketahanan luar biasa di kedalaman air, bahkan mampu bertahan di suhu rendah.<\/p>\n<p>Demikian pengenalan Fotografi Digital semoga menambah wawasan buat kita semua. Jika ingin <a href=\"https:\/\/webmediacenter.com\/portfolio\/kursus-desain-grafis-medan\/\">kursus desain grafis<\/a>, Webmedia menyediakannya. Salam Webmedia!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENGERTIAN FOTOGRAFI DIGITAL Perkembangan dunia internet dan social media menempatkan fotografi memiliki tempat yang khusus dan tinggi. Siapa yang pinter di bidang ini, bisa dikenal dan terkenal karena tingginya kebutuhan bidang ini. Siapapun bisa jeprat jepret memfoto, tapi untuk mendapatkan hasil yang bagus dan baik belum tentu semua orang bisa. Dan belum tentu semua orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-13918","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13918"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13918\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sample.webmediacenter.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}